Ano

September 24, 2007

Suatu cerita yang indah

Filed under: Artikel

Bismillahirrahmannirahim,

Suatu cerita yang indah:

Seorang Muslim tua Amerika bertahan hidup di suatu perkebunan di suatu
pegunungan sebelah timur Negara bagian Kentucky dengan cucu lelakinya yg
masih muda. Setiap pagi Kakek bangun lebih awal dan membaca Al Quran di
meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin sekali menjadi seperti
kakeknya dan mencoba untuk menirunya dalam cara apapun semampunya. Suatu
hari sang cucu nya bertanya, ” Kakek! Aku mencoba untuk membaca Al Quran
seperti yang kamu lakukan tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku
pahami aku lupakan secepat aku menutup buku. Apa sih kebaikan dari membaca
Al Quran? Dengan tenang sang Kakek dengan meletakkan batubara di dasar
keranjang, memutar sambil melobangi keranjang nya ia menjawab, ” Bawa
keranjang batubara ini ke sungai dan bawa kemari lagi penuhi dengan air.”
Maka sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua
air
habis menetes sebelum tiba di depan rumahnya. Kakek tertawa dan berkata,
“Lain kali kamu harus melakukukannya lebih cepat lagi,” Maka ia menyuruh
cucunya kembali ke sungai dengan keranjang tersebut untuk dicoba lagi. Sang
cucu berlari lebih cepat, tetapi tetap, lagi2 keranjangnya kosong sebelum
ia tiba di depan rumah. Dengan terengah-engah, ia berkata kepada kakeknya
bahwa mustahil membawa air dari sungai dengan keranjang yang sudah
dibolongi, maka sang cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek
berkata, ” Aku tidak mau ember itu; aku hanya mau keranjang batubara itu.
Ayolah, usaha kamu kurang cukup,” maka sang kakek pergi ke luar pintu untuk
mengamati usaha cucu laki-lakinya itu. Cucu nya yakin sekali bahwa hal itu
mustahil, tetapi ia tetap ingin menunjukkan kepada kakek nya, biar
sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor keluar sebelum
ia sampai ke rumah. Sekali lagi sang cucu mengambil air ke dalam
sungai dan
berlari sekuat tenaga menghampiri kakek, tetapi ketika ia sampai didepan
kakek keranjang sudah kosong lagi. Sambil terengah- engah ia berkata, ”
Lihat Kek, percuma!” Jadi kamu pikir percuma? Jawab kakek. Kakek berkata,
” Lihatlah keranjangnya. ” Sang cucu menurut, melihat ke dalam keranjangnya
dan untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang itu sekarang berbeda.
Keranjang itu telah berubah dari keranjang batubara yang tua kotor dan
kini bersih, luar dalam. ” Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu
membaca Al Quran. Kamu tidak bisa memahami atau ingat segalanya, tetapi
ketika kamu membaca nya lagi, kamu akan berubah, luar dalam. Itu adalah
karunia dari Alloh di dalam hidup kita.” Jika kamu merasa email ini patut
dibaca, maka lanjutkanlah ke teman-temanmu. Seperti sabda Nabi Muhammad SAW
: ” Bagi siapa saja yang membawa kebaikan maka akan mendapat ganjarannya”

Wassalam.

September 7, 2007

RAMADHAN

Filed under: Cinta

Sebentar lagi akan datang Bulan Penuh Berkah Rahmah dan Ampunan, dimana akan disucikan nya kita dari dosa-dosa kita yang lalu. Menyambut datang nya bulan Ramadhan, marilah kita mempersiapkan diri dengan Memita maaf dan Memberi Maaf kepada sesama.

Minal Aiddin Wal’faidzin, Mohon Maaf Lahir Batin atas segala kesalahan baik yang yang sengaja ataupun yang tidak sengaja

-Ano-






















Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Naoko M